%0 Thesis %9 S1 %A Rahmawati, Zulaeha Herlina %B Pendidikan Bahasa Jawa %D 2012 %F UNY:43974 %I Universitas Negeri Yogyakarta %K peningkatan, menulis geguritan, media fotografi %T PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS GEGURITAN MELALUI MEDIA FOTOGRAFI PADA SISWA KELAS VIIIA SMP NEGERI 1 WATUMALANG KABUPATEN WONOSOBO %U http://eprints.uny.ac.id/43974/ %X Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis geguritan menggunakan media gambar fotografi pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Watumalang Kabupaten Wonosobo agar siswa mampu menulis geguritan dengan memperhatikan aspek-aspek geguritan yaitu aspek isi dan aspek bentuk. Kemampuan siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Watumalang Kabupaten Wonosobo dalam kemampuan menulis geguritan masih kurang dan belum memenuhi KKM (kriteria ketuntasan minimal). Dengan adanya kenyataan inilah, penelitian dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan menulis geguritan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Watumalang Kabupaten Wonosobo Tahun Ajaran 2010/2011 dengan jumlah siswa sebanyak 32 siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga siklus dengan dua kali pertemuan di setiap siklusnya. Rancangan penelitian setiap siklus, yaitu terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data diperoleh dari observasi, wawancara, tes, angket, dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Validitas penelitian yang digunakan adalah demokratik, proses, dan dialogik. Adapun reliabilitas dalam penelitian tindakan ini menyajikan data seperti tes, angket, observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini adalah media gambar fotografi dapat meningkatkan kemampuan menulis geguritan pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Watumalang Kabupaten Wonosobo. Hal ini ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari sebelum tindakan hingga setelah tindakan siklus I yaitu dari 63,19 menjadi 66,48, kemudian menjadi 76,58 pada siklus II, dan pada siklus III memperoleh hasil skor rata-rata 80,93. Peningkatan proses pembelajaran ditandai dengan adanya peningkatan frekuensi aktivitas siswa dalam beberapa aspek yaitu siswa semakin pintar dalam memadukan isi antarbaris dan bait, menyesuaikan isi geguritan dengan tema gambar fotografi, pemilihan kata ke dalam gaya bahasa, memadukan kata yang berirama, dan siswa lebih aktif dalam kegiatan menulis geguritan.