@phdthesis{UNY22172, author = {Anna Nurlaila Kumiasari}, title = {KONSTRUKSI GENDER DALAM RUBRIK ANAK KOLOM CERITA-CERITA KOMPAS MINGGU TAHUN 2009}, month = {November}, year = {2011}, school = {Universitas Negeri Yogyakarta}, url = {http://eprints.uny.ac.id/22172/}, keywords = {konstruksi gender, karakter, peran, relasi}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrispsikan (1) penggambaran karakter tokoh laki-Iaki dan perempuan dalam rubrik anak kolom cerita-cerita Kompas Minggu, (2) penggambaran peran gender dalam rubrik anak kolom cerita-cerita Kompas Minggu, (3) penggambaran relasi gender dalam rubrik anak kolom ceritacerita Kompas Minggu. Sumber data penelitian ini adalah cerpen anak yang terdapat dalam rubrik anak kolom cerita-cerita Kompas Minggu tahun 2009. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca-catat, sedang analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif dengan langkah-Iangkah berupa kategorisasi, tabulasi, dan interpretasi naskah. Keabsahan data diperoleh lewat validitas semantis dan referensial serta reliabilitas intrarater dan interater. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Penggambaran karakter tokoh laki-Iaki dan perempuan dapat diamati dalam tiga variabel, yakni psikis, fisik, dan sosial. Berdasarkan data yang diteliti, diketahui bahwa perempuan masih dikonstruksikan sebagai sosok yang mengedepankan emosional dan berjiwa sosial, yakni sosok penakut, cemas, hati-hati, penyayang, perhatian, pemarah, cengeng, dan peminta. Sementara laki-Iaki dikonstruksikan sebagai sosok yang bersikap intelelctual dan spiritual yang mengedepankan rasional, yakni sikap pemberani, pantang menyerah, menepati janji, dermawan, bijaksana, dan rela berkorban; (2) Penggambaran peran gender menempatkan perempuan dalam peran domestik dan laki-Iaki pada peran publik. Peran perempuan di wilayah domestik, yakni mengurus anak, mencuci, memasak, menyapu, dan melayani suami. Berbeda dengan perempuan, laki-Iaki digambarkan berperan di wilayah publik. Peran laki-Iaki di publik sebagai pencari nafkah, penyiar radio, tentara, raja, dan guru. SelaiIi berada di wilayah publik, perempuan juga mengalami peran ganda, yakni domestik dan publik. Keberadaan perempuan di sektor publik pun masih berhubungan dengan peran domestik, seperti penjahit, buruh cuci, dan penjual makanan; (3) Penggambaran relasi gender menunjukkan bahwa relasi hubungan antara laki-Iaki dan perempuan adalah relasi tidak setara. Laki-Iaki digambarkan lebih dominan daripada perempuan. Perempuan masih berada dalam posisi didominasi oleh laki-Iaki.} }