@phdthesis{UNY18006, year = {2013}, school = {Universitas Negeri Yogyakarta}, author = {Mustika Tris Aryani}, title = {PENOKOHAN DALAM NOVEL NIBIRU DAN KSATRIA ATLANTIS KARYA TASARO GK}, month = {June}, keywords = {penokohan, dimensi tokoh, fiksi, fantasi tinggi}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) dimensi fisiologis tokoh utama dalam novel Nibiru dan Ksatria Atlantis karya Tasaro GK, (2) dimensi sosiologis tokoh utama dalam novel Nibiru dan Ksatria Atlantis karya Tasaro GK, dan (3) dimensi psikologis tokoh utama dalam novel Nibiru dan Ksatria Atlantis karya Tasaro GK. Subjek penelitian ini adalah novel Nibiru dan Ksatria Atlantis karya Tasaro GK yang diterbitkan oleh penerbit Tiga Serangkai di Solo pada tahun 2010. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan tiga langkah, yaitu (1) pengelompokan, (2) penafsiran dan (3) penyimpulan. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri. Keabsahan data diperoleh melalui validitas semantik dan reliabilitas data dengan menggunakan teknik intrarater dan reliabilitas interater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dimensi fisiologis tokoh utama memiliki varian nama (Dhaca Suli), usia (10-12 tahun), jenis kelamin (lakilaki), kondisi tubuh (sehat, gemuk, dalam masa pertumbuhan, rambut diikat menyerupai ekor anak sapi), ciri wajah (tampan, pipi gembil, mata bulat), dan gen (gen Nibiru). Kedua, dimensi sosiologis tokoh utama memiliki varian status sosial (hidup di bawah garis kemiskinan dan keturunan bangsawan Nyathemaythibh), pendidikan (kelas pugabha nyamal tingkat Pengenal), kedaerahan (daerah asal, sebutan atau nama panggilan asal daerah), hobi (membaca), dan bakat (pugabha nyamal). Ketiga, dimensi psikologis tokoh utama memiliki varian mentalitas (berani, mampu menempatkan diri di hadapan lawan bicara, cerdik, kritis, berpikiran jauh ke depan, pendendam, pemalas, mudah curiga, sentimental, pemberontak), ambisi pribadi (mewujudkan harapan sang ayah, mengalahkan Nibiru), sikap dan tingkah laku (memberi arahan dan perintah, pandai bersilat lidah dan memanfaatkan keadaan, salah tingkah), dan prinsip hidup (keluarga dan teman adalah segalanya, pantang menunjukkan kelemahan, benci aturan).}, url = {http://eprints.uny.ac.id/18006/} }