%L UNY17512 %A - YULIAWATI %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penambahan ragi dan lama fermentasi terhadap kadar glukosa yang dihasilkan dari fermentasi tepung biji alpukat. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah biji alpukat. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah kadar glukosa dari tepung biji alpukat yang difermentasi dengan variasi penambahan ragi 50 mg, 100 mg dan 150 mg dan lama fermentasi 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Pada penelitian ini, analisis kualitatif glukosa dengan menggunakan uji Molisch, uji Benedict, dan uji Barfoed. Sedangkan uji kuantitatif glukosa yang dihasilkan pada proses fermentasi tepung biji alpukat menggunakan spektrofotometer dengan metode Nelson-Somogyi. Pengaruh penambahan ragi dan lama fermentasi diuji secara statistik menggunakan ANAVA AB dan dilanjutkan dengan uji Tukey untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan. Hasi uji kualitatif menunjukkan bahwa hasil fermentasi tepung biji alpukat dengan menggunakan ragi tape mengandung glukosa. Hasil uji statistik dengan ANAVA AB dan uji Tukey menunjukkan adanya perbedaan kadar glukosa hasil fermentasi tepung biji alpukat pada variasi penambahan ragi dan lama fermentasi. Kadar glukosa tertinggi dicapai pada penambahan berat 150 mg dan lama fermentasi 24 jam dengan kadar 1,287 %(b/v). Kata kunci : tepung biji alpukat, ragi, fermentasi, glukosa %T PENGARUH PENAMBAHAN RAGI DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KADAR GLUKOSA DARI TEPUNG BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) %D 2011 %I Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam