TY - JOUR A1 - Triwiyono, - A1 - Liliasari, - Y1 - 2009/05/16/ N2 - Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa pada topik pembelajaran getaran. Penelitian menggunakan model rancangan kuasi eksperimen Nonequivalent Group Pretest-postest Experimental Design. Pembelajaran pada kelompok eksperimen menggunakan pembelajaran dengan pendekatan budaya lokal, sedangkan pada kelompok kontrol menggunakan pembelajaran biasa. Subyek penelitian adalah siswa SMP di kabupaten Jayapura. Sampel penelitian dipilih tiga sekolah secara random yaitu SPMN 2 Sentani, SMPN 1 Sentani, dan SMPN 4 Sentani yang masing-masing berturut-turut termasuk sekolah kategori tinggi, sedang, dan rendah pada pencapaian ujian nasional mata pelajaran IPA tahun ajaran 2007/2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan budaya lokal mampu meningkatkan penguasaan konsep siswa. Dari ketiga sekolah tersebut rata-rata n-gain yang dicapai kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Perhitungan uji perbedaan rata-rata n-gain pada taraf signifikansi 0,05 yang dicapai oleh kelompok eksperimen dan kelompok kontrol siswa SMPN 1 Sentani dan SMPN 2 Sentani menunjukkan perbedaan yang signifikan. Perhitungan ANOVA satu arah untuk n-gain kelompok eksperimen ketiga sekolah tersebut tidak memberikan perbedaan yang signifikan, artinya bahwa pembelajaran dengan pendekatan budaya lokal pada topik getaran yang mencakup konsep simpangan, amplitudo, periode dan frekuensi mampu memberikan kontribusi yang sama untuk semua kelompok kemampuan siswa. SN - 978-979-96880-5-7 ID - UNY12394 KW - penguasaan konsep KW - budaya lokal KW - getaran. JF - Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA 2009 UR - http://eprints.uny.ac.id/12394/ AV - public TI - PENINGKATAN PENGUSAAN KONSEP GETARAN MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN BUDAYA LOKAL ER -