PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MATA DIKLAT INSTALASI LISTRIK PENERANGAN MELALUI MEDIA INTERAKTIF TERINOVASI DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF

Totok Heru TM, Drs.,M.Pd (2007) PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MATA DIKLAT INSTALASI LISTRIK PENERANGAN MELALUI MEDIA INTERAKTIF TERINOVASI DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF. UNY.

[img]
Preview
Text
Totok_Heru_TM.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui sejauh¬mana tanggapan peserta didik terhadap penerapan strategi pem¬belajaran kooperatif pada mata diklat instalasi listrik penerangan melalui penggunaan media interaktif terinovasi; (2) mengetahui seberapa besar pencapaian kompetensi hasil belajar mata diklat Instalasi listrik penerangan dengan menggunakan media pem¬belajaran interaktif terinovasi melalui pembelajaran kooperatif. Pendekatan yang digunakan dalam ini adalah melalui pe¬ne¬li¬tian tindakan kelas (classroom Action Research), dengan mene¬rapkan strategi pembelajaran melalui metode pembelajaran koope-ratif. Langkah yang ditempuh melalui model Eliot dengan tahapan: (1) plan, (2) action (3) observation, (4) reflection. Pada setiap siklus, dilakukan tindakan kelas dengan metode pembelajaran yang ber¬beda-beda, yakni secara berturut-turut adalah: (1) metode dis¬ku¬si kelompok terbimbing, (2) metode kelompok-kelompok kecil se¬ca¬ra mandiri, (3) metode diskusi antar kelompok (kelompok besar). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Penerapan meto¬de pembelajaran melalui strategi pembelajaran kooperatif, dengan menggunakan media interaktif terinovasi pada mata diklat instalasi listrik penerangan, berdasarkan tanggapan dari peserta didik secara berturut-turut diperoleh bahwa penerapan metode diskusi kerja da¬lam kelompok kecil mandiri mendapatkan tanggapan yang positif paling tinggi (81,69%), disusul metode diskusi antar kelompok/ kelompok besar (79,00%), dan yang tersendah melalui metode diskusi terbimbing (74,00%). (2) Berdasakan hasil prestasi belajar peserta didik didapatkan dari ketiga metode pembelajaran yang digunakan, secara berturut-turut diperoleh skor rata-rata yang paling tinggi adalah dengan metode pembelajaran diskusi kerja antar kelompok (74,69), disusul penggunaan metode diskusi ter-bimbing (69,27) dan yang terrendah melalui metode diskusi kelompok kecil secara mandiri (68,94). Kata kunci: pembelajaran kooperatif, media interaktif terinovasi, metode diskusi, instalasi listrik penerangan FT, 2007 (PEND. TEK. ELEKTRO)

Item Type: Article
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Elektro
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Elektro
Depositing User: lembaga penelitian
Date Deposited: 26 Jun 2012 03:47
Last Modified: 06 Aug 2012 03:51
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/943

Actions (login required)

View Item View Item