PERBAIKAN KINERJA SISTEM PEMICU OPTIS IC 555-MOC 3021 SEBAGAI PENGENDALI DAYA LISTRIK

Herlambang Sigit Pramono, S.T. (2007) PERBAIKAN KINERJA SISTEM PEMICU OPTIS IC 555-MOC 3021 SEBAGAI PENGENDALI DAYA LISTRIK. UNY.

[img]
Preview
Text
Herlambang_Sigit_Pramono.pdf

Download (9kB) | Preview

Abstract

Permasalahan: Penggunaan IC TCA 785 dan trafo pulsa dari Siemens sebagai pemicu SCR/Triac yang selain sangat mahal harganya juga sulit diperoleh di pasaran. Hasil penelitian Haryanto (2005) yang memanfaatkan IC 555 dan kopling optis dengan MOC 3021 dari Motorola sebagai pengganti TCA dan trafo pulsa yang kinerjanya belum memuaskan. Tujuan Penelitian: Merancang ulang untai sistem pemicu SCR/Triac dengan IC 555-MOC 3021 dengan memajukan sudut picu tersinkron pada masukan IC 555 untuk memperbaiki kinerjanya. Hasil Penelitian: Dengan memajukan sudut penyinkronnya sebelum 0o; sudut terkecil pada pemicuan dua SCR dalam hubungan antiparalel yang dapat dicapai oleh sistem pemicu IC 555-MOC 3021 yang diset pada pemicuan sudut 0o adalah 18o, sudut terkecil pada pemicuan dua SCR dalam untai sistem penyearah jembatan yang dapat dicapai adalah 9o, sudut terkecil pada pemicuan Triac yang dapat dicapai oleh sistem pemicu IC 555-MOC 3021 yang diset pada pemicuan sudut 0o adalah 27o. Untuk pengaturan pemicuan pada sudut 45o, 90o dan 135o untuk SCR maupun Triac yang dilakukan oleh IC 555-MOC 3021, hasilnya dapat sebaik hasil pemicuan TCA785-trafo pulsa. Kesimpulan: Dengan memajukan pemicu tersinkron jaringan pada masukan IC 555, sebelum 0o, kinerja sistem pemicu SCR/Triac yang dibangun dengan pasangan IC 555-MOC 3021 sudah lebih baik dari hasil penelitian Haryanto (2005) Saran: Untuk memperkecil selisih sudut picu nyata dengan titik nol lintasan jaringan listrik pada pemicuan sudut 0o dengan IC 555-MOC 3021, gunakan SCR/Triac generasi baru yang membutuhkan arus picu sangat rendah. Perlu digunakan untai bersistem trafo pulsa pada keluaran IC 555 dengan konsekuensi biaya lebih mahal dan tingkat resiko bahaya lebih tinggi daripada penggunaan kopling optis MOC 3021. Dengan trafo pulsa, energi picu diambil dari tegangan searah dari catu IC 555, sehingga sudah ada energi picu bagi gerbang (gate) SCR maupun Triac ketika jaringan listrik pada SCR/Triac sedang berada pada lintasan nolnya (energi listrik jaringan sedang pada titik nol). FT, 2007 (PEND. TEK. ELEKTRO)

Item Type: Article
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Elektro
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Elektro
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 25 Jun 2012 06:17
Last Modified: 06 Aug 2012 03:47
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/830

Actions (login required)

View Item View Item