KAJIAN PEMANFAATAN PERALATAN PRAKTIK DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON, SERTA TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DI SMK N 1 SEYEGAN

Bayu Eko Prabowo, Bayu Eko Prabowo (2011) KAJIAN PEMANFAATAN PERALATAN PRAKTIK DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON, SERTA TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DI SMK N 1 SEYEGAN. UNY.

[img]
Preview
Text
KAJIAN_PEMANFAATAN_PERALATAN_PRAKTIK_DALAM_MENDUKUNG_PELAKSANAAN_UJI_KOMPETENSI_PROGRAM_KEAHLIAN_TEKNIK_KONSTRUKSI_BATU_DAN_BETON_SERTA_TEKNIK_GAMBAR_BANGUNAN_DI_SMK_N_I_SAYEGAN.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan peralatan praktik dan kendala apa saja yang dihadapi dalam mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Teknik Konstruksi Batu Beton dan Teknik Gambar Bangunan di SMK N 1 Seyegan. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan disain descrepancy model. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas tiga Program Keahlian Teknik Konstruksi Batu dan Beton serta Teknik Gambar Bangunan yang melakukan Uji Kompetensi. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah peralatan praktik yang ada di bengkel batu dan beton serta lab gambar bangunan yang digunakan dalam Uji Kompetensi. Pengambilan data dalam penelitian ini menggnakan teknik observasi, angket dan dokumentasi. Data yang terkumpul dari observasi, angket dan dokumentasi di analisis berdasarkan jenis datanya, analisa data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian pemanfaatan peralatan praktik dalam mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Program Keahlian Teknik Konstruksi Batu dan Beton serta Teknik Gambar Bangunan menujukkan bahwa : (1) Use faktor rata – rata peralatan utama Teknik Konstruksi Batu dan Beton adalah sebesar 12,97% termasuk dalam katagori sangat rendah dimana use factor tertinggi adalah meteran sebesar 29,04 % (katagori rendah) dan terendah adalah selang plastik yaitu 1,29 % (katagori sangat rendah). Use factor rata – rata peralatan pendukung adalah 12,83 % termasuk dalam katagori sangat rendah, dimana use factor tertinggi adalah palu dengan 44,65% (katagori sedang) dan terendah adalah linggis yaitu 1,41 % (katagori sangat rendah); dan (2) Use factor rata – rata peralatan utama Teknik Gambar Bangunan adalah 54,54 % termasuk dalam katagori sedang, dengan use factor tertinggi adalah komputer yaitu penggunaannya mencapai 147,22% (katagori sangat tinggi) sedangkan yang terendah adalah penggaris yaitu 6,20% (katagori sangat rendah). Use faktor rata – rata peralatan pendukung adalah 0% (sangat rendah) karena dalam Uji Kompetensi Teknik Gambar Bangunan sama sekali tidak menggunakan peralatan pendukung. Dalam penelitian tersebut juga terdapat beberapa kendala yang dihadapi : (1) Teknik Konstruksi Batu dan Beton: (a) Terjadi penambahan soal pada saat pelaksanaan Uji Kompetensi; (b) Terjadi kekurangan jumlah bahan; (c) Terdapat alat yang belum di siapkan sebelumnya pada saat uji kompetensi dilaksanakan; dan (d) Siswa belum menguasai Kompetensi yang diujikan. (2) Teknik Gambar Bangunan yaitu: Jumlah peralatan yang kurang mencukupi untuk melaksankan Uji Kompetensi secara bersamaan. Kata Kunci : Uji Kompetensi, Teknik Konstruksi Batu Beton, Teknik Gambar Bangunan

Item Type: Other
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Sipil dan Perencanaan
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 25 Jun 2012 04:15
Last Modified: 25 Jun 2012 04:15
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/808

Actions (login required)

View Item View Item