ALAT PENGERING CABAI MERAH BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATMEGA 8535

Arif , Widiyanto (2011) ALAT PENGERING CABAI MERAH BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATMEGA 8535. UNY.

[img]
Preview
Text
RED_CHILI_PEPPERS_DRYING_EQUIPMENT.pdf

Download (73kB) | Preview

Abstract

Pengolahan hasil pertanian memerlukan penanganan yang baik agar dapat dijaga mutunya. Salah satu hasil pertanian yang rentan terhadap kerusakan fisiologi adalah cabai. Tujuan dari pembuatan alat pengering cabai merah berbasis mikrokontroler AVR ATMEGA 8535 untuk mempermudah proses pengeringan cabai merah dengan waktu yang relatif cepat dan ruang yang tidak terlalu luas tetapi dengan kapasitas cabai merah yang secukupnya. Alat ini akan menunjukkan kadar air cabai merah dan temperatur pada saat proses pengeringan. Perancangan sistem ini menggunakan metode rancang bangun yang terdiri dari beberapa tahap yaitu, (1) Identifikasi kebutuhan, (2) Analisis Kebutuhan, (3) Konsep Perancangan, (4) Pembuatan, (5) Pengujian Alat, dan (6) studi analisis. Sistem ini tersusun atas perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri dari: rangkaian Power Supply sebagai pembangkit tegangan 5 VDC untuk sistem dan 12 VDC untuk tegangan motor DC, rangkaian modul sensor SHT11 sebagai pendeteksi temperatur (pada byte 0x03) dan pendeteksi kelembaban (pada byte 0x05) cabai merah, sistem minimum mikrokontroler AVR ATMEGA 8535 sebagai rangkaian pengendali input, output dan rangkaian display output menggunakan LCD, rangkaian driver relay, dan buzzer sebagai indikator suarak saat cabai sudah kering pada kelembaban hingga 10%. Perangkat lunaknya menggunakan bahasa pemrograman Bahasa C. Dilihat dari hasil pengujian, alat ini dapat mengontrol sistem pada waktu proses pengeringan sampai selesai dalam ruangan prototype dan menampilkannya pada LCD. Mutu dan kualitas cabai sangat dipengaruhi oleh pengeringan. Alat ini juga mampu mengeringkan cabai dari kelembaban cabai yang kadar airnya mencapai 10% dengan waktu yang relatif cepat. Alat ini dikendalikan oleh sebuah heater sebagai pemanas dan kipas sebagai perata suhu sehingga proses pengeringan cabai merah dapat berlangsung dengan baik dengan mencapai keberhasilan hingga 90%.

Item Type: Article
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Elektro
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Elektro
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 25 Jun 2012 03:47
Last Modified: 06 Aug 2012 03:33
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/779

Actions (login required)

View Item View Item