TATA KEARSIPAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI SE KOTA YOGYAKARTA

Sabdahana, Viga (2012) TATA KEARSIPAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI SE KOTA YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
06101241040.pdf

Download (9kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kearsipan surat di Sekolah Menengah Pertama Negeri se Kota Yogyakarta dilihat dari: (1) penanganan surat masuk, (2) penanganan surat keluar, (3) penyimpanan arsip, (4) penyusutan arsip, (5) sarana, (6) pemanfaatan teknologi dan (7) kualifikasi pegawai tata kearsipan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah petugas tata kearsipan surat. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan studi dokumentasi. Uji validitas penelitian ini menggunakan validitas isi dan uji reliabilitas menggunakan rumus alpha. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif dengan menghitung data yang terkumpul berdasarkan jumlah skor pencapaian indikator kemudian dipersentasekan. Hasil persentase dinyatakan dengan empat kriteria yakni sangat baik, baik, kurang baik dan tidak baik. (1) Penanganan surat masuk, sebanyak 59,37% sekolah telah melakukan penanganan surat masuk dengan sangat baik, 28,12% sekolah baik, 7,81% sekolah kurang baik dan 4,69% sekolah tidak baik. (2) Penanganan surat keluar sebanyak 60,71% sekolah telah melakukan penanganan surat keluar dengan sangat baik, 12,50% sekolah baik, 8,93% sekolah kurang baik dan 17,86% sekolah tidak baik. (3) Penyimpanan arsip sebanyak 59,37% sekolah telah melakukan penyimpanan arsip dengan sangat baik, 25% sekolah baik, 12,50% sekolah kurang baik dan 3,12% sekolah tidak baik. (4) Penyusutan arsip sebanyak 15,62% sekolah telah melakukan penyusutan arsip dengan sangat baik, 9,37% sekolah baik, 40,62% sekolah kurang baik dan 34,37% sekolah tidak baik. (5) Sarana tata kearsipan sebanyak 34,37% sekolah telah memiliki sarana tata kearsipan dengan sangat baik, 37,50% sekolah baik, 21,87% sekolah kurang baik dan 6,25% sekolah tidak baik. (6) Pemanfaatan teknologi sebanyak 34,37% sekolah telah memanfaatkan teknologi untuk penanganan tata kearsipan dengan sangat baik, 37,50% sekolah baik, 21,87% sekolah kurang baik dan 6,25% sekolah tidak baik. (7) Kualifikasi pegawai tata kearsipan sebanyak 34,37% sekolah memiliki pegawai tata kearsipan dengan kualifikasi sangat baik, 37,50% sekolah baik, 21,87% sekolah kurang baik dan 6,25% sekolah tidak baik. Kata kunci: tata kearsipan, surat-menyurat, tata kearsipan sekolah

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Manajemen Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 20 Mar 2015 03:29
Last Modified: 20 Mar 2015 03:29
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/5850

Actions (login required)

View Item View Item