5 Strategies 0/ Entrepreuneurship Learning (5 Soel) untuk Menghasilkan Real Entrepreuneur Melalui Pembentukan Mind-Set, Attitude, Skills, and Knowledge (MASK) (Model Pendidikan Entrepreuneurship Di Perguruan Tinggi)

Dadan Rosana, Dr (2010) 5 Strategies 0/ Entrepreuneurship Learning (5 Soel) untuk Menghasilkan Real Entrepreuneur Melalui Pembentukan Mind-Set, Attitude, Skills, and Knowledge (MASK) (Model Pendidikan Entrepreuneurship Di Perguruan Tinggi). UNY.

[img] Text
44_Dadan_Rosana_(PSN).doc

Download (27kB)

Abstract

Tujuan umum dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu model pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan entrepreuneur secara nyata pada mahasiswa melalui implementasi 5 Strategies 0/ Entreprueneurship Learing (5SoEL) dalam kuliah kewirausahaan melalui pembentukan mid-set, attitude, skills, dan knowledge (MASK) sebagai seorang entrepreuneur sejati. Karena itu, dalam penelitian ini akan dikembangkan sebuah model pembelajaran yang pada intinya terdiri dari 5 strategi pembelajaran entrepreuneurship, yaitu; creative critical constructive imagination, entrepreneurial real life experience, educative disequilibrium conditioning, coaching and mentoring with collaboration and competition, dan community and market impact and involvement. Tahapan yang dilakukan untuk mencapai tujuan itu, adalah: (1) mengembangkan model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis, imajinatif dan kreatif dengan cara mengintegrasikan kedua belahan hemisphere, baik belahan otak kanan maupun belahan otak kiri, melalui stimulasi dan latihan yang tepat sehingga mampu mengembangkan imajinasi, (2) pembelajaran dalam bentuk real-life experience berupa pengalaman wirausaha, karena teori saja tidak cukup untuk membangun seorang real entrepreuneur, sehingga mahasiswa juga harus merasakan kehidupan kewirausahaan nyata untuk benar-benar mengerti kewirausahaan, (3) pembelajaran dirancang dan dikondisikan untuk membantu peserta didik belajar melalui kondisi disekuilibrium yang disimulasikan karena penting untuk memberikan pengalaman gagal dalam berwirausaha dan menemukan solusinya, (4) Melalui kerjasama dan kompetisi, peserta didik diajarkan untuk belajar untuk berkolaborasi dengan baik dan meningkatkan keunggulan mereka melalui persaingan yang berarti, (5) melibatkan mahasiswa dalam kehiduan masyarakat sehingga melatih agar mampu memberikan dampak kemanfaatan bagi masyarakat sekitamya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan Lima Fase Perancangan Pengajaran Model Spiral diadaptasi dari 'Five phases o/instructional design' dari Cennamo dan Kalk, (2005:6). Dalam model spiral ini dikenal 5 (lima) fase pengembangan yakni: (1) definisi (define), (2) desain (design), (3) peragaan (demonstrate), (4) pengembangan (develop), dan (5) penyajian (deliver). Pengembang dimulai dari fase definisi (yang merupakan titik awal kegiatan), menuju kearah fase desain, peragaan, pengembangan, dan penyajian yang dalam prosesnya berlangsung secara spiral dan melibatkan pihak-pihak calon pengguna, ahli dari bidang yang dikembangkan (subject matter experts), anggota tim dan instruktur, dan pebelajar. Hasil penelitian tahun pertama yang dilakukan melalui tahapan penelitian pengembangan (R&D) telah menunjukkan peningkatan proses dan hasil belajar yang cukup signifikan baik dari aspek kognitif, afektif, dan keterampilan berwirausaha. Meskipun secara kuantitatif model yang dikembangkan masih hams diuji melalui tahapan deseminasi namun model hipotetik yang digunakan telah memberikan hasil yang sesuai dengan

Item Type: Article
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 21 Jun 2012 01:28
Last Modified: 21 Jun 2012 01:28
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/400

Actions (login required)

View Item View Item