Penanganan Kesulitan Belajar Membaca

Pujaningsih , Pujaningsih (2012) Penanganan Kesulitan Belajar Membaca. p. 1.

[img]
Preview
Text
Penanganan Kesulitan Belajar Membaca pendahuluan.pdf

Download (62Kb) | Preview

Abstract

Meskipun pengajaran membaca seringkali diselenggarakan sejak jenjang pra sekolah namun keberadaan anak dengan kesulitan membaca hampir dapat ditemukan di setiap sekolah dasar. Studi tentang keberadaan anak dengan kesulitan belajar membaca yang dilakukan Pujaningsih dkk (2011) menemukan bahwa di wilayah Kota Yogyakarta terdapat 142 anak di 18 SD dengan sebaran yang cukup beragam. Ungkapan senada juga dikemukakan oleh Gorman C (Time Magazine tertanggal 31 Agustus 2003) bahwa keberadaan anak dengan kesulitan membaca dapat ditemui sekitar 10% - 20 % dialami oleh anak usia sekolah dasar. Upaya penanganan anak-anak dengan kesulitan belajar di sekolah dasar saat ini masih bertumpu pada guru kelas. Hal tersebut dinyatakan menambah beban oleh 80 % responden pada 18 SD di Kota Yogyakarta. Beban tersebut tidak terlepas dari posisi guru kelas yang belum mendapatkan background knowledge tentang penanganan kesulitan membaca dan keberadaan guru khusus yang tidak dijumpai di sekolah reguler menjadikan upaya guru untuk menangani anak-anak tersebut banyak menemui kegagalan. Kompetensi dari guru khusus untuk menangani anak dengan kesulitan membaca menjadi urgen terkait dengan keberadaan mereka yang hampir dapat ditemukan di SD umum. Pemahaman dan kemampuan untuk mengases tentang kesiapan membaca, kemampuan yang harus dikuasai untuk mampu membaca serta penguasaan berbagai strategi untuk pengajaran menjadi bahasa dalam pertemuan ini.

Item Type: Article
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Biasa
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: admin Pendidikan Luar Biasa fip
Date Deposited: 08 Aug 2012 18:00
Last Modified: 08 Aug 2012 18:00
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/3215

Actions (login required)

View Item View Item