tidak mampu menyelesaikan dengan baik. Dalam taksonomi tingkatan ini berada
pada level yang paling rendah (C1).
Siswa SMP (umur 11/12-18 tahun) seharusnya sudah berada pada tahapan
memahami (C2), yaitu mengkonstruk makna dari materi pembelajaran, termasuk apa
yang diucapkan, ditulis, dan digambar oleh guru (Budiningsih, 2005: 39). Sedangkan
Solihatin dan Raharjo (2011: 14-15) menyatakan bahwa penekanan pembelajaran
bukan sebatas pada upaya mencekoki atau menjejali siswa dengan sejumlah
konsep yang bersifat hafalan belaka, melainkan terletak pada upaya agar mereka
mampu menjadikan apa yang telah dipelajarinya sebagai bekal dalam memahami
dan ikut serta dalam menjalani kehidupan masyarakat lingkungannya, serta
sebagai bekal bagi dirinya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih
tinggi.
Selanjutnya peneliti berdiskusi dengan guru IPS untuk mencari KD atau
materi yang di pandang sulit pada semester gasal. Materi yang dianggap sulit
adalah materi Geografi dan Sosiologi, karena materi Geografi sudah diajarkan
sehingga pada penelitian nanti akan mengambil materi Sosiologi. Dalam
penelitian tindakan, RPP, media dan ringkasan materi akan disiapkan oleh
peneliti, guru IPS sebagai kolaborator bertindak sebagai pelaksana tindakan.
B. Diagnosis Permasalahan Kelas
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan maka dapat
didiagnosis beberapa permasalahan yang terjadi di kelas VIII-D SMP Negeri 1
Sentolo Kulon Progo Tahun Pelajaran 2013/2014 sebagai berikut:
9