persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 93,75%. Artinya nilai rata-
rata 82,66 ≥ 75 dan angka ketuntasan belajar siswa sebesar 93,75 ≥ 75%.
Hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus,
secara empiris mampu menjawab rumusan masalah yang telah disusun
sebelumnya. Penerapan model konstruktivistik berbantuan media pada
mata pelajaran IPS mampu meningkatkan efektivitas dan kualitas
pembelajaran, pengalaman belajar siswa, aktivitas dan minat belajar
siswa, hasil belajar siswa, kreativitas siswa dan motivasi siswa. Hal
tersebut dikarenakan kegiatan pembelajaran dengan model
konstruktivistik dilakukan dengan melibatkan siswa secara penuh untuk
menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan
situasi kehidupan nyata siswa.
5. Hasil Belajar Siswa
Hasil pembelajaran IPS siswa Kelas VIII-D SMP Negeri 1 Sentolo Kulon
Progo sebelum diadakan tindakan dapat dikatakan rendah, guru masih
menggunakan metode ceramah dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini
terbukti pada nilai ulangan harian pertama sebelum dilaksanakan
penelitian nilai rata-rata IPS untuk kelas VIII adalah 63,10 dan khusus
untuk kelas VIII-D adalah 54,19. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan
untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa. Metode ceramah yang
selama ini dominan digunakan guru dalam mengajar, telah dikurangi
dengan menerapkan kegiatan pembelajaran yang melibatkan aktivitas
siswa dalam belajar, seperti kemampuan bertanya, perhatian, partisipasi
82