Agar tujuan mata pelajaran IPS ini lebih bermakna bagi siswa maka

pengorganisasian materi atau bahan pelajaran harus disesuaikan dengan

lingkungan, karakteristik, dan kebutuhan siswa. Dengan demikian keberhasilan

hasil belajar siswa tidak semata-mata ditentukan oleh siswa itu sendiri. Peran guru

sebagai fasilitator dan motivator diharapkan mampu menjaga kehangatan suasana

belajar dari awal hingga akhir pembelajaran sehingga siswa tidak cepat bosan dan

jenuh sangat berpengaruh terhadap keberhasilan belajar siswa.

2. Penilaian Hasil Belajar

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan

Nasional Pasal 58 (1) menyebutkan bahwa “Evaluasi hasil belajar peserta didik

dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil

belajar peserta didik secara berkesinambungan”. Hasil belajar sering digunakan

sebagai tolok ukur yang utama bagi siswa yang diperoleh dari kegiatan

pembelajaran. Seperti yang dinyatakan oleh Widoyoko (2009: 29), bahwa

“penilaian (assesment) hasil belajar merupakan komponen penting dalam kegiatan

pembelajaran. Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dapat ditempuh

melalui peningkatan kualitas sistem penilaiannya”. Pernyataan tersebut

mengandung makna bahwa dalam proses pembelajaran salah satu komponen yang

penting adalah penilaian hasil belajar.

a. Penilaian

Penilaian adalah suatu proses untuk mengetahui apakah proses dan hasil

dari suatu program kegiatan telah sesuai dengan tujuan atau kriteria yang sudah

ditetapkan. Penilaian dapat dilakukan secara tepat jika tersedia data yang

19