serta semangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Rancangan

pembelajaran dengan menggunakan model konstruktivistik berbantuan

media adalah solusi untuk menarik minat belajar IPS. Dengan

memperhatikan gambar yang merupakan representasi dari objek yang

sesungguhnya, siswa tidak lagi berada pada suasana belajar yang abstrak

tetapi sudah kearah pembelajaran yang konkret. Mengingat bahwa anak

usia SMP masih pada tingkatan remembering sehingga masih perlu

belajar dengan bantuan benda konkrit. Peningkatan hasil belajar IPS

dalam penelitian ini dilakukan dalam dua siklus sebagai berikut:

a) Hasil Belajar Siklus I

Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan media

gambar yang ditayangkan lewat powerpoint yang telah disiapkan oleh

peneliti. Penggunaan media gambar diharapkan siswa dapat

menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan yang nyata di dalam

keluarga dan masyarakat. Akan tetapi karena kegiatan pembelajaran

dengan menggunakan media ini belum biasa digunakan oleh guru,

maka sebagian siswa masih bingung dan menganggap gambar bukan

bagian dari proses belajar. Dari analisis hasil belajar pada siklus I

diketahui nilai rata-rata kelas yaitu 70,31, hanya 20 siswa yang

mencapai KKM dengan nilai 75. Sedangkan

12 siswa lainnya

belum tuntas dengan nilai < 75. Dengan demikian kegiatan

pembelajaran pada siklus I ini belum mencapai ketuntasan klaksikal

seperti pada grafik Lampiran.12 halaman 154.

83