Sebagai contoh video, televisi, diagram, media cetak, program komputer dan
instruktur. Semua alat ini dapat dipandang sebagai media instruksional jika
digunakan untuk menyampaikan informasi atau pesan sesuai tujuan instruksional
dan lebih dikhususkan untuk memfasilitasi komunikasi dan pembelajaran.
Dari beberapa pengertian dan pendapat tersebut dapat diketahui bahwa
media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar yang
dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian, minat dan
kemampuan atau ketrampilan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses
belajar. Materi pelajaran memiliki tingkat kesukaran yang berbeda, ada materi
pelajaran yang membutuhkan media dan ada yang tidak. Jika materi pelajaran
yang akan disampaikan adalah materi abstrak yang sulit dipahami siswa, maka
dituntut kearifan guru untuk bisa menemukan atau menggunakan media agar
materi lebih mudah diserap siswa.
B. Hasil Penelitian yang Relevan
Beberapa penelitian yang relevan terkait dengan penerapan model
konstruktivistik berbantuan media pembelajaran adalah :
1. Penelitian Waluyo yang berjudul “Pengaruh Pendekatan Konstruktivistik dan
Gaya Belajar Siswa terhadap Prestasi Belajar Kimia Siswa kelas I Semester 2
SMA 1 Ngaglik, Sleman Tahun Pelajaran 2003/2004” ( Jurnal Penelitian Dan
Evaluasi pendidikan. No.1, Tahun VIII, 2006). Berdasarkan penelitian tersebut
dapat diketahui bahwa pendekatan konstruktivistik terbukti lebih unggul
dibandingkan dengan pendekatan konvensional dalam pengaruhnya terhadap
33