BAB II LANDASAN TEORI
A. Kajian Teori
1. Hakikat IPS
a. Konsep IPS
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang
diajarkan di jenjang Pendidikan Dasar, merupakan integrasi dari mata pelajaran
Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. Ciri khas IPS adalah sifat terpadu
(integrated) dari sejumlah mata pelajaran dengan tujuan agar mata pelajaran ini
lebih bermakna bagi peserta didik sehingga pengorganisasian materi/bahan
pelajaran disesuaikan dengan lingkungan, karakteristik, dan kebutuhan peserta
didik (Sapriya: 2011: 7-8).
Salah satu dari sekian banyak definisi mengenai pengertian IPS (social
studies) adalah dari National Council for the Social Studies atau NCSS (1994: 9),
mendefinisikan IPS (social studies). sebagai berikut:
Social studies is the integrated study of the social sciences and humanities to promote civic competence. Within the school pogram, social studies provides coordinated, systematic study drawing upon such disciplines as anthropology, archaeology, economics, geography, history, law, philosophy, political science, psychology, religion, and sociology, as well as appropriate content from the humanities, mathematics and natural sciences....
Dengan demikian, IPS merupakan kajian terintegrasi dari ilmu-ilmu sosial dan
humaniora untuk meningkatkan kompetensi kewarganegaraan. Di dalam program
persekolahan IPS dikembangkan sebagai program sistematis yang dikembangkan
atas dasar konsep-konsep antropologi, arkeologi, ekonomi, geografi, sejarah,
12