Dari data tersebut dapat diketahui bahwa kelas VIII-D tidak ada siswa

yang tuntas KKM dan nilai rata-ratanya paling rendah dibandingkan dengan kelas

yang lain. Dengan demikian penelitian tindakan kelas ini akan dilaksanakan di

kelas VIII-D, untuk mencari penyebab rendahnya hasil belajar dan mengupayakan

solusi pemecahan masalahnya.

Sebelum melaksanakan tindakan, peneliti bersama guru IPS masuk kelas

VIII-D pada hari Sabtu, 02 November 2013 jam ke-1,2. Dari pengamatan awal

dapat diketahui bahwa dalam pembelajaran guru hanya menerangkan dan menulis

di papan tulis serta terfokus pada LKS sehingga kurang membangkitkan siswa

untuk beraktivitas. Tidak ada siswa yang mengangkat tangan untuk bertanya atau

menjawab pertanyaan guru, siswa lebih asyik berbicara dan bermain dengan

teman sebangku. Kondisi ini berlangsung hampir selama jam pelajaran berjalan.

Hasil riset BAVA (British Audio Visual Aids) memaparkan bahwa “hasil

pembelajaran yang tidak menggunakan media hanya terserap 13% dari

keseluruhan materi yang telah diberikan. Dengan menggunakan media

pembelajaran perolehan bahan ajar yang terserap dapat ditingkatkan sampai 86%”

(Rusman, 2012: 123-124).

Pada jam istirahat peneliti menemui guru IPS untuk mendapatkan

tambahan informasi mengenai rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII-D.

Penyebab rendahnya hasil belajar diantaranya adalah minat siswa terhadap mata

pelajaran IPS rendah dan tingkat berpikir siswa masih berada pada tingkatan

remembering atau hafalan, bila diberikan soal yang berpikir dan konseptual siswa

8